Browse By

Temu Dekanat : Banyak yang Belum Terjawab

Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FISIP Unud menggelar temu dekanat di Aula Gedung B, Kampus FISIP Unud pada Kamis siang (08/10/2017). Temu dekanat merupakan acara yang dihadiri oleh dekan FISIP beserta jajaran dekanat lainnya mendiskusikan perihal berbagai permasalahan di FISIP.

Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FISIP Unud menggelar temu dekanat di Aula Gedung B, Kampus FISIP Unud pada Senin siang (08/05/2017). Temu dekanat merupakan acara yang dihadiri oleh dekan FISIP beserta jajaran dekanat lainnya mendiskusikan perihal berbagai permasalahan di FISIP.

Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FISIP menggelar temu dekanat di Aula Gedung B, Kampus FISIP Universitas Udayana pada Senin siang (08/05/2017). Temu dekanat merupakan acara yang dihadiri oleh dekan FISIP beserta jajaran dekanat lainnya mendiskusikan perihal berbagai permasalahan di FISIP.

Temu Dekanat ini adalah tempat untuk bertanya tentang segala sesuatu yang menjadi unek-unek mahasiswa. Dalam acara ini juga dijelaskan apa dan bagaimana tugas serta fungsi jajaran dekanat hingga tata usaha yang ada di FISIP. Dekan FISIP, Dr. Drs. I Gst. Putu Bagus Suka Arjawa, M.Si mengatakan kadang-kadang banyak yang tidak mengetahui tugas dan fungsi jajaran dekanat dan tata usaha sehingga menimbulkan kesalahpahaman yang menimbulkan konflik bahkan kejengkelan.

Temu Dekanat kali ini merupakan temu dekanat ke-5 yang diadakan FISIP, acara ini dinilai bagus berbicara bersama-sama menanyakan dengan logis dengan data-data itu menjadi jawaban dan cara paling baik.

“Tidak seperti zaman dulu lagi banyak mahasiswa yang seenaknya mengungkapkan perasaan yang dari segi etika dan sopan santun itu kurang,” ujarnya.

Susunan acara Temu Dekanat adalah pertama pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya,  pembacaan doa, sambutan-sambutan, penjabaran fungsi dan tugas jajaran dekanat dan tata usaha di FISIP, diskusi lalu penutup.

Sebelum diskusi diberikan hasil survei yang dilakukan BPM untuk mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa terhadap fasilitas kampus. Sekretariat bersama menjadi pertanyaan yang paling serius ditanyakan oleh mahasiswa. Ni Nyoman Dewi Pascarani, S.S, Msi selaku wakil dekan II FISIP menjawab pertanyaan tersebut, sebenarnya ia sudah berencana membangun ulang gedung B. Pascarani menegaskan akan membuat ruangan khusus untuk sekretariat bersama. Sayangnya, ada banyak kendala yang membuat hal tersebut tidak bisa direalisasikan.

“Salah satunya Rektor UNUD tidak mengizinkan ada pembangunan di Kampus Sudirman, pembangunan akan difokuskan di Kampus Bukit,” ungkapnya.

Tak hanya itu, ada beberapa masalah lain yang dibahas pada acara tersebut. Seperti batas-batas lahan parkir, jumlah toilet yang tidak memadai, fasilitas kelas yakni AC dan LCD. Namun permasalahan absensi sangat sedikit dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Banyak hal-hal yang belum bisa ditanyakan diluar itu dari pertanyaan yang ditanyakan masih ada beberapa yang belum jelas terjawab dikarenakan terbatasnya waktu. Gubernur BEM FISIP UNUD, Anang Putra Setiyawan memaparkan acara kurang berlangsung dengan baik karena jadwal tidak sesuai rencana. Belum semua pertanyaan terjawab, kesempatan untuk memberi tanggapan atas jawaban para dekanat dan tata usaha kurang.

“Ada baiknya momen ini dimanfaatkan dengan baik karena acara ini hanya setahun sekali diadakan semua pihak harus saling berdiskusi untuk mencari solusi,” tuturnya diwawancarai setelah acara berlangsung. (Widya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *