Browse By

AUDIENSI ULANG, REKTOR UNUD BENTUK TIM KHUSUS

30057

Denpasar, Pers Linimassa– Lembaga Eksekutif dan Legislatif seluruh fakultas, Komunitas Aspirasi Mahasiswa Udayana (KAMU), BEM dan DPM PM melaksanakan audiensi bersama Rektor Universitas Udayana pada hari Jum’at 5 Juni 2020. Tiga poin pokok tuntuntutan yang menjadi pembahasan pada audiensi tersebut yaitu:

  • Pembebasan UKT golongan I dan II
  • Pengurangan pembayaran sebesar 50% untuk golongan UKT III-V;
  • dan Pembebasan UKT untuk mahasiswa tingkat akhir

Tidak hanya itu, dalam rapat audiensi juga dilakukan evaluasi mengenai implementasi kebijakan yang dijanjikan Rektor seperti lambannya aktivasi kuota internet dan penyaluran  Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada mahasiswa yang membutuhkan.

Selama proses audiensi, Rektor Unud sering kali melempar jawaban kepada Kepala Biro Keuangan Unud. Misalnya, dalam hal akuntabilitas keuangan Unud, Rektor akan menyuruh Kepala Biro untuk menjawab pertanyaan mahasiswa.

Rektor Unud mengatakan bahwa akan ada penyaluran BLT kloter ke dua kepada mahasiswa dan akan dibentuk tim khusus untuk membahas tuntutan tersebut.

Hasil audiensi tidak sesuai ekspektasi, mahasiswa Unud melakukan aksi bisu di depan gedung Rektorat Universitas Udayana Kampus Jimbaran. Sebagai salah satu bentuk penyamapaian aspirasi, mereka yang mengikuti aksi melakukan orasi dan penyamapaian pesan melalui tulisan poster.

 “aksi bisu kami lakukan sembari menunggu keputusan hasil audiensi di dalam Rektorat. Aksi ini kami lakukan di depan gedung Rektorat dengan melaksanakan protokol kesehatan. Kami berharap ketika Rektor keluar dari Rektorat akan melihat tulisan poster kami”, kata Aditya Lucky selaku Korlap Aksi Bisu via WA (6/6).

Tanpa keputusan yang jelas, Rektor meminta audiensi untuk diulang seminggu lagi dikarenakan keterbatasan waktu.

“Dikarenakan ada rapat dengan Menpar.., nanti dibuatkan tim khusus untuk tuntutan yang belum selesai. Dan komunikasikan dengan WR 4”, ucap Rektor Unud dalam Audiensi (5/6)

Satya Ranasika, Presma BEM PM Unud, mengatakan akan menagih janji Rektor terkait apa yang disampaikan.

“Mulai besok bakal kita tagih janjinya karena dibilang minggu depan sudah bisa mulai pembentukan tim khusus untuk meninjau ulang kebijakannya”,  kata Satya via Line (8/6)

Reporter: Widaraditya

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *