Browse By

GRAFIS Gaya Baru

GRAFIS Gaya Baru

Denpasar, Pers Linimassa – Minggu kedua bulan September menjadi minggu yang cukup padat bagi para mahasiswa baru Universitas Udayana. Mereka disibukkan dengan kegiatan orientasi baik yang diselenggarakan oleh Universitas maupun Fakultas. Sabtu, 12 September 2020, menjadi waktu diadakannya orientasi mahasiswa baru oleh BEM FISIP yang dikenal dengan Gema Restorasi FISIP (GRAFIS).

GRAFIS tahun ini menjadi sedikit berbeda karena harus diselenggarakan secara daring, seluruh kegiatan dari awal hingga akhir diselenggarakan melalui aplikasi Webex. Cara ini menjadi pilihan ditengah situasi pandemi seperti saat ini.

“Alasannya sih lebih ke pandemi covid-19, semua serba online, nggak mungkin kita minta mahasiswa baru untuk datang ke kampus hanya ikut orientasi,” papar Komang Ayu selaku Ketua Panitia GRAFIS 2020 ketika dihubungi lewat Line.

Alasan tersebut juga didukung oleh Wakil Dekan III FISIP, Nazrina Zuryani, MA, Ph.D. Ia berpendapat bahwa tata cara GRAFIS tahun ini sudah sesuai dengan tata aturan Universitas.

“Tidak ada acara lain di era pandemi ini menerima MaBa selain dalam jejaring/daring yang seutuhnya mengikuti protokol kesehatan,” jelas beliau saat dihubungi melalui Whatsapp.

WDIII dan Ketua Panitia GRAFIS 2020 sepakat bahwa tujuan dan esensi dari GRAFIS tahun ini tidak berkurang meski dilakukan secara daring.

Astungkara esensi dan tujuannya tetep dapet,” jelas Komang Ayu.

Dokumentasi Panitia GRAFIS 2020

Dokumentasi Panitia GRAFIS 2020

Salah seorang peserta GRAFIS 2020 yang dihubungi Tim Linimassa juga berpendapat bahwa GRAFIS tetap dapat memberikan dampak yang positif kepada mahasiswa baru.

“Tugasnya beda banget sama jaman SMA dan dikasih tutorialnya juga jadi bisa buat nambah ilmu sama pelajaran, jadi tau langkah kalo ngerjain tugas buat kuliah,” jelasnya ketika dihubungi lewat Line.

Ia juga memuji jika GRAFIS tahun ini dikemas secara humanis dan tanpa perpeloncoan.

“Tidak ada (perpeloncoan) sama sekali, malah panitia dan kating yang digrup baik dan responsif banget, jadi ga ada rasa takut sama sekali,” tambahnya

Meski demikian, tentu saja ada beberapa hambatan kecil dalam pelaksaan GRAFIS 2020. Tidak hanya permasalahan koneksi tetapi juga karena tata cara penyampaian materi yang juga baru pertama kali disajikan secara daring.

“Kekurangan pasti ada karena kita baru dan tidak pernah bahkan online.”

Sebagai akhir wawancara, WDIII juga berpesan untuk tetap disiplin mengikuti perkuliahan, tetap menjaga komitmen, dan tidak melupakan sopan santun ketika perkuliahan berlangsung.

“Payah dan kepenatan mata dosen dan mahasiswa-nya sama. Jadi komitmen itu penting . Tetap semangat,” tutup WDIII.

Komang Ayu selaku Ketua Panitia GRAFIS 2020 juga berharap seluruh peserta dapat mengambil manfaat dari kegiatan ini meski ditengah situasi pandemi.

“Selamat datang mahasiswa Maroon dan selamat berkuliah,” tutupnya.

Penulis : Widaraditya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *