Browse By

Hardiknas 2017: Fasilitas Berkarya bagi Generasi Muda

Penyerahan hadiah kepada timYapendra sebagai juara dua lomba musikalisasi puisi yang diselenggarakan di Ruang Nusantara, Gedung Agrokompeks, Universitas Udayana pada Minggu (14/5). (Shelviani Candra)

Penyerahan hadiah kepada tim Yapendra sebagai juara dua lomba musikalisasi puisi yang diselenggarakan di Ruang Nusantara, Gedung Agrokompeks, Universitas Udayana pada Minggu (14/5). (Shelviani Candra)

Memperingati Hari Pendidikan Nasional, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana menyelenggarakan rangkaian acara bertajuk Hardiknas 2017. Acara tahunan ini mengangkat tema “Optimalisasi Bonus Demografi untuk Membentuk Generasi Muda yang Kreatif dan Inovatif”.

“Jadi tema kami sudah beberapa kali revisi. Awalnya kami ingin menonjolkan kreatif dan inovatifnya, lalu kemudian dari Steering Committee menyarankan untuk menambahkan bonus demografi di dalamnya. Kami ingin memfasilitasi generasi muda untuk memberikan kreatifitas dan inovasinya pada pendidikan di Indonesia,” jelas Ketua Panitia Pelaksana, I Gusti Diah Pramesti.

Rangkaian acara Hardiknas 2017 dilaksanakan mulai awal Mei, dan berakhir dengan malam puncak yang diselenggarakan Minggu (14/5) di Ruang Nusantara, Gedung Agrokompeks, Universitas Udayana. Ada empat perlombaan yang digelar, diantaranya lomba debat, esai, musikalisasi puisi, dan yang terbaru lomba Karya Tulis Ilmiah tingkat Nasional. Perlombaan ini ditujukan bagi siswa sekolah menengah atas.

Kendati acara ini telah berlangsung dari tahun ke tahun, ada beberapa gebrakan yang dilakukan oleh BEM FISIP Unud selaku penyelenggara. Lomba karya tulis ilmiah tingkat nasional menjadi angin segar dalam pelaksanaan kegiatan Hardiknas 2017. Gusti menuturkan, awalnya panitia ingin membuat perlombaan proyek sosial, namun karena mengingat sasaran kegiatan yaitu siswa SMA, pihaknya memutuskan untuk membuat perlombaan karya tulis ilmiah dan tidak ingin tanggung-tanggung, perlombaan ini dibuka secara nasional.

“Saya tertarik mengikuti lomba ini karena lomba ini baru pertama kali dilaksanakan dan menurut saya ini keren. Saya dapat infonya dari media sosial,” ungkap Asril Mahadi, salah satu peserta Lomba Karya Tulis Ilmiah asal Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Selain LKTI, lomba Musikalisasi Puisi juga kembali diselenggarakan setelah sempat ditiadakan. Rangkaian acara Hardiknas 2017 ditutup dengan malam puncak yang juga baru diselenggarakan pertama kali pada tahun ini.

“Jadi kami ingin membedakan dengan tahun sebelumnya. Kenapa ngga dispesialkan satu hari untuk apresiasi peserta, satu hari mereka diangkat atas kontribusinya dalam perlombaan ini. Lebih kepada acara ceremonial aja, dan apresiasi juga untuk peserta,” tungkas Gusti menutup sesi wawancara. (Via)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *