Browse By

Kurang Dana, Tim Debat FISIP Batal Tanding di Ajang Nasional

PERSLINIMASSA, Denpasar – Akibat ketidakjelasan pendanaan, Tim Debat FISIP dari Badan Semi Otonom (BSO) Debat FISIP Unud batal bertanding di ajang FISIP YOUTH GOVERNMENT  2018 di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatulah Jakarta. Tim yang tadinya akan menjadi delegasi Universitas Udayana (Unud) di ajang nasional tersebut terdiri dari Fiero Hutomo Lubis (20), I Gusti Ngurah Agung Krisna Putra (18), dan Ni Made Asri Wahyuni (20).

Halaman yang memuat daftar delegasi peserta FISIP YOUTH GOVERNMENT 2018 (Dok.Linimassa)

Halaman yang memuat daftar delegasi peserta FISIP YOUTH GOVERNMENT 2018 (Dok.Linimassa)

Menurut Gubernur Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP Unud Verry Variady (20), pihaknya telah mengupayakan pendanaan untuk tim tersebut. Menurut Verry, pihak BEM FISIP Unud sudah mengizinkan Tim Debat untuk menggunakan dana POK (Petunjuk Operasional Kegiatan) untuk biaya pendaftaran dan menyarankan untuk mengajukan proposal kepada pihak dekanat serta rektorat Universitas Udayana

Di lain pihak, Ni Made Asri Wahyuni mewakili Tim Debat FISIP mengatakan, dalam situasi ini pihaknya tidak dapat mengandalkan uang dari pengajuan proposal ke dekanat maupun rektorat. Menurutnya, uang dari proposal baru akan turun semua saat mahasiswa bersangkutan telah menyerahkan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ).

Situasi yang dihadapi oleh Tim Debat saat ini adalah dana yang sanggup diberikan oleh BEM FISIP hanya sebesar biaya pendaftaran lomba. Sedangkan untuk biaya transportasi ke lokasi lomba di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta belum ada.

“Seharusnya kami berangkat tanggal 29 April nanti, namun tidak ada dana untuk biaya transportasi,”” ujar Asri mewakili Tim Debat FISIP.

Menurut keterangannya, Tim Debat FISIP juga telah berupaya untuk meminjam dana yang dibutuhkan ke pihak Program Studi, maupun ke Unit Kegiatan Mahasiswa. Namun hingga hari yang ditentukan, dana yang diperlukan belum cukup untuk memberangkatkan mereka.

“Kalau situasinya seperti saat ini, kami sangat keberatan bila harus menggunakan uang pribadi,” tutup Asri menyayangkan hal-hal sejenis prestasi dan keaktifan mahasiswa tidak mendapatkan dukungan penuh dari Universitas.

Meski dinyatakan lolos dalam babak penyisihan 21 April lalu, kondisi tersebut memaksa Tim Debat FISIP batal bertanding di ajang  debat FISIP YOUTH GOVERNMENT 2018 sebagai delegasi Universitas Udayana.

Penulis: Suryadipta Wardhana, Dayu Kartika.

Editor : Fina Pradnyani

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *