Browse By

Seniman Kontemporer Tetap Nyentrik Di Masa Lansia

Sumber gambar: Artsy.net

Sumber gambar: Artsy.net

Diusianya yang tidak lagi muda, seniman asal jepang ini tidak henti-hentinya menarik perhatian dunia melalui hasil karya seninya yang dinilai sangat outentik dan unik. Disadur dari laman http://kopikeliling.com/news/dunia-di-mata-yayoi-kusama.html, Yayoi Kusama adalah seorang wanita kelahiran 1929 yang masih sangat aktif berkontribusi didunia seni sampai pada saat ini. Karya dari Kusama ini identik dengan motif-motif polkadot dan bentuk-bentuk unik. Salah satu karyanya yang fenomenal adalah lukisan dan patung “labu tolol”.

Selain menarik melalui karya-karyanya yang fenomenal, Yayoi Kusama juga dikenal sebagai seniman kontemporer yang berpenampilan  nyentrik. Diusianya yang mencapai 87 tahun Kusama tidak segan-segan berpenampilan yang menurut kebanyakan orang tidak pas dengan usianya. Dia berani tampil mencolok dengan mengunakan lipstick sangat merah, wig warna terang dan pakaian-pakaian nyentrik. Bisa dikatakan bahwa Kusama ini adalah seorang yang fashionable. Yayoi Kusama sangat menjujung tinggi kebebasan berpikir dan berekspresi yang ia tuangkan melalui karya seninya.

Sedikit bercerita tentang kehidupan Yayoi Kusama, pilihan untuk menjadi seorang seniman bukanlah hal yang mudah diperjuangkan oleh Kusama, dia mendapat pertentangan, terlebih lagi oleh ibunya. Ibu Kusama sangat tidak setuju dengan keputusannya menjadi seorang seniman. Kemudian pada tahun 50-an Yayoi Kusama memutuskan untuk pindah ke New York City. Disana dia berjuang mendapatkan kesuksesan. Pada tahun 1973 perjuangannya membuahkan hasil. Melalui pameran pertamanya Yayoi Kusama mendapatkan perhatian publik dan Kusama menuai kesuksesan hingga pada saai ini. Seniman yang pada tahun 2017 ini menggelar pameran yang bertemakan “Infinity Mirrors” telah mampu membuka mata dunia bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus berkarya. Meskipun diusianya yang saat ini, Yayoi Kusama masih bisa menuangkan ide-ide segar yang tidak kalah dengan seniman muda lainnya. (Farra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *