Browse By

Serangan Balasan Langsung dari Amerika Serikat terhadap Rezim Syiah Suriah

Sumber video : Youtube, Departemen Pertahanan AS

Dua hari lalu (5/4/2017) Presiden Amerika Serikat, Donald Trump angkat bicara mengenai serangan kimia di Suriah terhadap warga sipil, termasuk perempuan dan anak-anak, adalah tindakan tercela. Dini hari (7/4/2017) AS telah meluncurkan misil yang menyerang Suriah. Sebanyak 59 unit Tomahawk telah diluncurkan dari kapal perang AS di Laut Tengah ke pangkalan udara Suriah. Sejauh ini belum diketahui seberapa banyak korban yang berjatuhan. Serangan ini menjadi serangan langsung pertama yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap Suriah. Donald Trump mendesak negara-negara di dunia untuk mendukung usaha Amerika Serikat dalam melewan rezim Syiah Bashar Al-Assad.

Sejak tahun 2011 Suriah telah lama bergejolak, namun hingga 2017 belum ditemukan penyelesaian terhadap konflik tersebut. Konflik terjadi antara kelompok oposisi yang membentuk tentara pembebasan Suriah dengan pemerintah Bashar Al-Assad. Konflik ini merupakan bagian dari gelombang Arab Spring atau pemberontakan Arab. Banyak negara-negara di dunia yang mengintervensi konflik tersebut. Sejauh ini hanya negara hegemon (AS dan Rusia) yang memiliki peran signifikan. Namun, agenda-agenda dari negara hegemon tersebut tidak membuahkan titik terang.

Konflik ini bukan berarti tidak memiliki dampak. Dampak dari konflik ini menimbulkan berbagai masalah sosial bagi penduduk setempat. Anak-anak, perempuan, lansia, dan penduduk lainnya menjadi tidak aman. Ratusan ribu penduduk tewas dan gelombang pengungsi terus meningkat. Sampai kapankah konflik di Suriah akan berakhir?  (Zurriyati)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *