Browse By

Udayana Mengajar : Hadirkan 6 Sektor Sebagai Pencapaian Desa Dampingan

Serimonial peresmiam desa dampingan ditandai dengan pelepasan balon bersama Presiden BEM PM, Mentri pemberdayaan desa, Kepala Dusun Pemuteran, Kepala Desa Pempatan, dan Kepala Komite SD N 5 Pempatan

Serimonial peresmian desa dampingan ditandai dengan pelepasan balon bersama Presiden BEM PM, Mentri pemberdayaan desa, Kepala Dusun Pemuteran, Kepala Desa Pempatan, dan Kepala Komite SD N 5 Pempatan.

Sabtu (11/03/2017) BEM PM Unud menggelar serangkaian Serimonial peresmian desa dampingan yang bertempat di SD N 5 Pempatan Dusun Pemuteran, Desa Pempatan, Rendang, Karangasem. Dalam pembukaannya ditandai dengan pelepasan balon bersama dan pembagian susu kotak untuk siswa-siswi SD N 5 Pempatan.

Ada yang berbeda di Udayana Mengajar tahun ini, yaitu mengembangkan sektor dalam bidang Pendidikan, Kesehatan, Sosial, Ekonomi, Peternakan, dan Pertanian yang merupakan pencapaian dari Desa Dampingan tahun ini. Menekankan bidang Pendidikan, Ekonomi, dan Pertanian sebagai “goal” utama tahun ini tanpa melupakan sektor lainnya. Desa Pempatan dijadikan sebagai Desa Dampingan tahun ini karena beberapa pertimbangan dari tahun sebelumnya. “Yang pertama akses dalam menjangkau desa ini kurang lebih sekitar 2 jam perjalanan dari Denpasar, kemudian banyak potensi desa  yang bisa dikembangkan di sini, mengingat tahun ini pencapaian Desa Dampingan adalah mempersatukan organisasi mahasiswa universitas udayana agar bersinergi jadi satu” tutur Ayu selaku Menteri Pemerdayaan Desa. Antusias dari warga Desa Pempatan dan siswa-siswi SD N 5 Pempatan sangat dirasakan oleh Ayu. Ayu berkesan bahwa tahun ini merupakan suatu perjuangan yang menyenangkan sekaligus tantangan. “Kita ingin menghadirkan suasana baru yang sebelumnya tidak pernah ada, kita bawa ke sini” imbuh Ayu.

Kegiatan ini juga diramaikan oleh beberapa komunitas yaitu Kakak Asuh Bali, Anak Alam, dan Bali Baca Buku. Rangkaian kegiatan Desa Dampingan ini akan berlangsung hingga November mendatang dengan mengikutsertakan relawan Udayana Mengajar hingga 3 kloter. Relawan sendiri di rekrut dari mahasiswa aktif Universitas Udayana awal Maret lalu. Dalam 1 kloter relawan diberi 3 bulan, dimana bulan pertama pendekatan dan bulan selanjutnya menuangkan ide-ide kreatif mereka dalam mencapai “goal” dari Desa Dampingan tahun ini. (ara)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *