Browse By

Unggah Foto Hoax Bom Kampus Unud, M Minta Maaf ke Brimob

Cuplikan layar atau screenshot unggahan foto di akun Instagram M. (Istimewa)

Cuplikan layar atau screenshot unggahan foto di akun Instagram M. (Istimewa)

PERSLINIMASSA, Denpasar – Mahasiswa FISIP Unud berinisial M (19) datang ke Markas Satuan Brimob Polda Bali (Sat Brimobda Bali), Denpasar, Senin, 6 November 2017 malam.

M datang untuk meminta maaf atas berita bohong (hoax) yang disebarkannya terkait kedatangan bus Gegana ke Kampus Universitas Udayana (Unud) Sudirman, Denpasar.

Dalam media sosial Instagram, M sempat mengunggah foto bus Gegana disertai tulisan “Isu Bom Kampus” dengan tanda lokasi “Kampus FISIP Unud Sudirman.”

Informasi itu ia unggah Senin, 6 November 2017 pagi, dan beredar luas di kalangan mahasiswa dalam bentuk cuplikan layar atau screenshot.

Kebenaran informasi itu dibantah oleh Kasi Ops Brimobda Bali AKP Ketut Tomiyasa.

Ia menjelaskan, kedatangan mobil Gegana tidak terkait dengan isu bom, melainkan untuk mengantar 17 anggota Brimobda Bali menjalani ujian TOEFL di Laboratorium Bahasa Unud.

Mengenai penggunaan bus Gegana ke lingkungan kampus, Tomiyasa menyatakan hal itu tak perlu dipermasalahkan.

Menurutnya, Brimob memang kerap menggunakan bus itu jika ada kegiatan yang membawa banyak anggota.

“Itu mobil Gegana biasa untuk mengangkut kalau ada kegiatan. Kalau untuk penanganan bom itu beda, yang dipakai yang ada tabungnya,” kata Tomiyasa.

Ia mengimbau masyarakat agar tak panik jika melihat kendaraan Gegana ada di suatu tempat.

Jika beredar kabar yang belum jelas terkait kedatangan Gegana, lanjut Tomiyasa, sebaiknya dikonfirmasikan dulu kepada petugas.

“Jangan dijadikan lelucon. Bom ini isu yang sensitif di Bali,” tutupnya.

 

M Minta Maaf

Menyikapi peredaran berita bohong tersebut, AKP Ketut Tomiyasa kemudian melakukan pemanggilan terhadap M untuk memberikan sanksi teguran.

M yang datang pukul 18.40 ditemani dua kawannya, tidak menyangkal bahwa dirinyalah yang mengunggah foto itu dan mengakui kesalahannya.

“Saya M menyatakan bahwa memang benar saya yang posting foto itu,” ujar M.

Dalam pengakuannya, M mengatakan tujuannya mengunggah foto itu hanya sebatas humor. M menyadari unggahannya salah dan tak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Saya meminta maaf kepada masyarakat dan Satuan Brimob atas apa yang sudah saya post di Instagram,” sambung M.

Setelah menandatangani surat pernyataan maaf, mahasiswa Unud angkatan 2015 ini diizinkan pulang.

Penulis: Suryadipta Wardhana

Editor: Rai Sukmaning

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *